tekanan dan kezaliman

Penulis menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas dengan pertanyaan-pertanyaan: Apakah itu merupakan jalan yang paling tepat untuk mewujudkan tujuan? Apakah setelah perjalanan pahit yang sangat panjang itu, yang telah kalian rasakan sendiri kepedihannya, di saat darah bercucuran, jiwa-jiwa tertekan, dan kaum muslimin terbunuh, lalu tujuan kalian terwujud? Apakah tindakan penculikan kemudian terhenti? Atau justru sebaliknya: penjara semakin penuh dengan para tahanan? Lalu penjara-penjara baru dibangun. Apakah aksi mengotori masjid dan merobohkan rumah berhenti? Atau justru semakin menjadi? Rumah-rumah tidak lagi memiliki kehormatannya. Apakah kita bisa meraih kembali kemerdekaan melakukan dakwah dan bisa dengan bebas berpidato? Atau justru sebaliknya? Apakah orang-orang yang jahat itu berhenti bertindak atau justru sebaliknya? Penyiksaan yang dilakukan dengan menggunakan senjata di jalanan, penyiksaan, ketidakpedulian terhadap tahanan-tahanan yang sakit di penjara hingga mereka mati. Apakah kalian bisa menghentikan peperangan, atau kalian justru meningkatkannya berlipat-lipat? Harus diketahui bahwa tidak ada kemaslahatan apa pun yang didapat setelah melalui percobaan dan perjuangan berdarah yang begitu panjang tersebut. Tidak ada satu pun kemaslahatan tercapai.

Hanya ada satu pertanyaan tersisa: Lalu bagaimana dengan tekanan dan kezaliman yang kita alami?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s